Dua menteri baru hasil reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo masing-masing memiliki target tinggi. Foto: Humas Setkab.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Masuknya Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menandakan bahwa Jokowi sudah terlepas dari bayang-bayang PDI Perjuangan dan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri.
"Penunjukan AHY sebagai menteri mengindikasikan bahwa Jokowi tak perlu lagi berkomunikasi dengan PDI-P sebagai partainya. Ini efek hubungan Jokowi dan PDI-P yang kian memburuk," kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayinto, mengutip Kompas.com, Rabu (21/02/2024).
BACA JUGA:
- Jawab Hujan Kritik soal Sering Ke Luar Negeri, Prabowo Bandingkan Dirinya dengan Jokowi
- PDIP Kabupaten Kediri Kurban 4 Sapi, Daging Dibagikan untuk Warga Prasejahtera
- PDIP Kota Batu Salurkan Lima Sapi Kurban untuk Warga dan Pondok Pesantren
- PDIP Surabaya Salurkan Hewan Kurban ke Majelis Taklim dan Kampung Kota
Megawati dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diketahui memiliki sejarah ketidakakuran.

Selain itu, keputusan ini diambil oleh Jokowi, setelah hubungannya dengan Megawati dan PDI P kian memburuk.
Megawati dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diketahui memiliki sejarah ketidakakuran.
Keputusan Jokowi memasukkan Demokrat ke kabinet pun diambil setelah hubungannya dengan PDI-P dan Megawati memburuk.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





